Sunday, 21 June 2026
9 January 2022 · 2 menit baca

Message for the future

Hampir setengah tahun saya tidak lagi mengisi blog ini dengan tulisan-tulisan jelek saya. Waktu saya tersita oleh pekerjaan semenjak lulus kuliah. Saya sempat melakukan banyak pekerjaan agar bisa melanjutkan episode baru dalam kehidupan saya.

Saya berada pada fase di mana saya harus realistis dengan kehidupan ini. -di fase ini saya merasa tidak begitu mengenali diri saya sendiri. Saya seperti kehilangan Rais yang dulu. Mungkin karna saya tidak punya banyak waktu untuk diri saya sendiri.

Belakangan saya juga jarang berada di kost. Saya pernah melaju ke Kabupaten Kendal untuk mengajar, melaju hampir tiap hari ke Kabupaten Semarang untuk kerja di konsultan, dan pernah dinas ke Kabupaten Banyumas lebih dari satu bulan.

Saya mungkin mendapatkan pengalaman dan materi sementara waktu, namun saya harus membanyarnya dengan waktu saya yang berharga untuk belajar dan berkarya. Pun demikian, saya bersyukur Tuhan kasih saya kesempatan itu, saya mendapatkan banyak pengalaman selama 5,5 tahun selama berada di Jawa ini.

Kebetulan saat artikel ini ditulis, waktu saya di Jawa tidak lama lagi, besok adalah pekan terakhir saya di sini.

Selama menunggu waktu keberangkatan, saya sempat membaca kembali tulisan-tulisan lama saya di blog ini. Beberapa artikel yang saya tulis seolah menjadi pesan untuk saya di hari ini. Seperti yang saya katakan tadi, saya hampir tidak mengenali diri saya yang sekarang. Tulisan di blog ini seolah mengingatkan tentang siapa saya yang sebenarnya dan saya harus kembali ke diri saya sendiri.

Pada akhirnya saya sadar bahwa tujuan saya menulis blog ini bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk mengingatkan diri saya sendiri. Seolah menjadi Pesan untuk Masa Depan. Jika suatu saat saya lupa akan perasaan bahagia, cemas, dan semua yang pernah menyentuh kehidupan saya di masa lalu. Saya cukup menengok tulisan saya di blog ini. -dan dia seolah berkata "kamu sudah melewati banyak hal, pada akhirnya kamu sampai di titik ini, tapi ini belum berakhir, masih banyak hal yang perlu kamu tulis lagi. Jika pada episode baru di kehidupanmu nanti, kamu hanya fokus memikirkan diri sendiri, Ingatlah !, kamu pernah seserius itu memikirkan Indonesia."

← Sebelumnya Realita Kita Berikutnya → Choose People Who Choose You